Ditinggal


Dua hari lalu pernah terbersit keinginan untuk pulang menggunakan moda bus. Sekiranya perjalanan yang diinginkan akan menjadi indah karena daerah yang dilalui akan cukup banyak. Perjalanan yang diharapkan dapat melepaskan kerinduan pada pemandangan ‘bergerak’.

Ternyata yang terjadi adalah sebaliknya, malah beberapa teman yang pergi naik bus lebih dulu. Dan saya masih terjebak di Jogja padahal liburan tinggal 7 hari lagi, jika melihat kalender kegiatan saya.

Rute perjalanan yang disiapkan adalah Jogja, Semarang, Kudus, Cepu, Lamongan, Surabaya, Malang, dan berakhir di rumah, Lumajang. Apa daya waktu dan biaya tak memungkinkan. Biaya transportasi mungkin bisa disiasati, namun waktu perjalanan yang tak cukup membuat pikiran harus diputar. Mau makan apa, ngapain, dan lain-lain. Satu lagi yang paling menjadi pertimbangan adalah, saya tidak punya kamera untuk mengabadikan perjalanan ini, mengingat kedepannya mungkin sulit untuk diulang.

Sebelum itu pun kegagalan rencana perjalanan lain juga sudah gagal. Perjalanan ke Pekalongan. Kenapa Pekalongan? Tidak ada sesuatu yang terlalu mendesak disana, hanya saja kami , -saya dan beberapa teman, ada urusan dengan salah satu perusahaan disana. Laporan kerja praktek menunggu untuk diserahkan dan sialnya saya terlambat mencari tandatangan dosen, walhasil, mejadi penghambat perjalanan teman lain. Di Pekalongan pula, saya pribadi ingin mencari alamat seseorang, seorang kawan yang sudah lama tak bersapa. Berburu duren hingga ke pelosok kabupaten meski nantinya tidak ikut makan, -tidak suka duren. Hunting orang pacaran di Lapangan Mataram, dan lainnya. haha.

Akhirnya, diputuskan bahwa tinggal di Jogja lebih baik. Menghemat uang, menabung untuk membeli sepeda baru (sepeda lama hilang) dan mengurusi kegiatan lain.

Pulang adalah keharusan. Dengan rute langsung Jogja-Banyuwangi, -turun di Lumajang. Rp 65.000,- menggunakan bis Mila atau Akas Asri.

Sawah dan ladang menunggu di rumah.

Jogja, dengan segala keindahannya, entah kenapa selalu membuat saya merasa tertinggal dan ‘ditinggalkan’.

Komentarnyaaa dooong :3

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s