Selamat Pagi, Sanggar!


4.00 lebih sedikit, mungkin 15 menit. Dalam waktu yang tidak bersamaan, Asih Mulyani dan Eny Dwi Astuti masuk ke dalam sanggar di saat tiga orang pria tertidur lelap, dua diantaranya berkumis. Mengendap-endap tanpa suara, namun perubahan tekanan udara sudah cukup membuat saya terbangun.

Kak Asih menempelkan sesuatu di P to P dan Kak Eny sedang menitipkan helm.

Ada yang aneh. Bukannya mereka akan berangkat KKL bersama yang lain pukul 4.00 WIB?

Tidur berlanjut. Tak terasa memang, punggung sakit saat bangun lagi di kemudian waktu, entah efek ‘pengeretekan’ punggung oleh Kak Marta atau karena kurang minum. Yang jelas tidur terasa sangat nyaman dalam buaian suara hujan dan pelukan hawa dingin.

Bau hujan masih tercium, ya bau tanah juga ikut tercium. Pagi yang Indah di Gelanggang, di Sanggar lebih tepatnya.

Mentari masuk dan lelaki harus bergerak

Mentari masuk dan lelaki harus bergerak

Dibalik jeruji,

Dibalik jeruji,

 

 

CTRL + Q to Enable/Disable GoPhoto.it

Komentarnyaaa dooong :3

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s