#2 Food Selection Criteria (1)


Kemarin, Selasa (19/2), Saya sedikit mengalami goncangan pada jiwa (ceilee :D) entah karena pikiran yang tak kunjung tuntas atau jangan-jangan karena isi kuliah. Kuliah yang saya ambil sedang membahas tentang bagaimana pengaruh indera kita dalam memilih suatu makanan. Walhasil, terbitlah liur meski tak meluncur dan berujung memborong jajanan pasar sepulang dari kuliah. Es krimnya tidak jadi karena tidak ada kawan yang menemani.

Dok. Pribadi/Aziyz

Dok. Pribadi/Aziyz

Langsung saja masuk ke materi.

#Pengenalan Sensor Inderawi

Manusia memiliki 5 kemampuan untuk menangkap rangsangan dari beragam sumber. Kemampan menerima itu terkombinasikan dengan memori otak manusia yang dapat mengingat beragam hal. Ketika rangsangan masuk, saraf dibelakang reseptor akan segera meneruskan impuls melalui saraf ke otak. Otak akan segera mengolahnya dan kemudian mengirim balik ke organ tentang respon apa yangharus dilakukan. Sebagian besar respon tersebut tidak dapat kita kontrol atau berada dibawah sadar kita.

Manusia punya kecenderungan berbeda dalam menanggapi rangsangan. Biasanya seseorang akan cenderung memilih sesuatu yang mampu menarik perhatian salah satu inderanya. 5 kemampuan dalam menerima rangsang itu adalah:

a. Visual —> Terkait dengan kemampuan menerima rangsang melalui indera pngelihatan (mata) dalam bentuk gambar/apapun yang terlihat mata.
Pengelihatan ini adalah penentu utama dalam mengenali suatu produk dan memilihnya. Ungkapan cinta itu turun dari mata ke hati dalam hal ini ada benarnya. Contohnya pemilik kecenderungan ini adalah cenderung lebih mudah mengingat sesautu dengan membayangkan bentuknya atau jika melihat sesuatu, imajinasinya akan segera bermain dan memori otaknya akan merekam gambar yang dia lihat untuk kemudian dimunculkan lagi di lain waktu.

Dok. Pribadi/Aziyz

Dok. Pribadi/Aziyz

Semisal anda bertanya pada orang tipe ini dimana sih gelanggang dari arah Tugu Jogja, maka yang ditanya akan cenderung menjawab, “Dari tugu lurus ke timur, pertigaan ada McD belok kiri, luruuuus, perempatan Mirota ambil kanan, ketemu bunderan UGM, masuk, nanti dikiri jalan.” Dia cenderung memberikan suatu gambaran karena mungkin dia tidak peduli dengan apa nama jalannya, dimana alamatnya sebab ingatannya akan langsung memberikan respon secara visual.

b. Auditory —> Terkait dengan kemampuan indera pendengaran (audio) atau kecenderungan menyukai rangsangan dalam bentuk suara.
Suara. Tentu anda pernah mendengarkan radio bukan? Bukan lagu So7 tentunya melainkan radio sesungguhnya. Apa yang biasanya anda lakukan jika mendengar sebuah iklan di radio? Misalkan saja iklan jamu kuat. Pasti anda langsung membayangkan jamu itu bisa bikin tubuh anda kekar, kuat, tahan lama dan imajinasi liar lain. Jika anda cering sekali seperti itu maka kemungkinan termasuk golongan auditory. Contoh lagi adalah ketika anda menghafalkan materi. Mungkin tidak masuk-masuk jika dibaca sendiri tetapi akan masuk jika anda mendengarkan teman anda yang sedang belajar. Hal-hal semacam itu menandakan otak cenderung lebih peka/memilih apa yang diterima oleh indera pendengaran. Contoh lain adalah kasus tukang bakso. Coba terka seperti apa kasusnya😀

c. Kinestetic —> Terkait dengan perasaan/rasa.
Untuk yang satu ini tidak hanya terkait dengan rasa yang bisa diraakan oleh indera perasa/pengecap tapi secara keseluruhan. Pengaruh psikologis akan mengambil peran yang besar dalam hal ini. Contoh menyusul, bingung nih, hehe😀

d. Olfactory —> Kecenderungan seseorang untuk mengenali/memilih sesuatu melalui baunya.
Kemampuan merasakan bau-bauan tidak akan terlepas dari adanya partikel-partikel yang diabwa oleh suatu benda. Contohnya sedehana. Anggota Pramuka UGM sering makan malam di warung Cak Eko. Ketika Cak Eko memasak makanan, baunya akan tercium bahkan dari jarak 100meter. Nah, pembeli biasanyan akan langsung mengenali itu bau apa, ikan apa, apa terasi ataukah merica dan sebagainya. Biasanya meskipun tidak melihat atau tidak ingat dengan rasa sesuatu, tapi ada kecenderungan untuk mengenali sesuatu dari baunya. Apa anda bisa mengingat bau teman sebangku anda? Jika iya, pikirkan lagi. Hehe

Dok. Pribadi/Aziyz

Dok. Pribadi/Aziyz

e. Gustatory —> Rasa. Pemegang kunci dari apa-apa yang disukai mulut setelah dipilih oleh mata.
Ya, tapi tidak menutup kemungkinan meskipun mata tidak menyukai bentuknya, tapi seseorang menyukai rasanya. Banyak orang semacam ini di tempat kita. Mungkin disuatu daerah ada makanan yang ‘bentuknya’ aneh, tetapi rasanya dahsyat. Pemilik kecenderungan ini akan cuek saja dengan apa yang dilihatnya.

Dok. Pribadi/Aziyz

Dok. Pribadi/Aziyz

Pernakah anda mendengar ada orang yang bisa membedakan rasa apa saja yang terkandung dalam suatu makanan? Yak, itu dikarenakan orang tersebut mampu mengenali rangsang dalam bentuk dengan sangat peka. bahkan terkadang ada orang yang bisa membedakan suatu rasa dengan mengasosiasikannya dalam bentuk-bentuk tertentu (seperti dalam komik-komik masak).

Kelima faktor/kecenderungan tadi adalah faktor-faktor yang menjadi pertimbangan terutama dalam hal ini adalah memilih makanan. Faktor-faktor tadi akan dijadikan patokan bagi industri untuk melakukan pengembangan produk.

Sebagai penutup, respon tubuh sangat sulit membedakan antara imajinasi dan kenyataan. Cobalah anda cerita tentang sebuah makanan. Sadar atau tidak, orang yang anda beri cerita akan memberikan respon sejalan dengan cerita anda. Paham kan? Jika tidak paham cobalah mulai dengan cerita tentang sosok Maria Selena.😀

Kembali, sadar atau tidak, orang akan mengevaluasi pilihan (makanan) berdasarkan hasil penginderaannya.

Sampai jumpa di pembahasan kedua mengenai apa-apa yang biasanya dipilih oleh indera.

Jika ada pertanyaan silahkan masukkan komentar anda atau bisa melalu FP fb/twitter.

Komentarnyaaa dooong :3

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s