Cerita, Kilas Balik, Mungkin Introspeksi


Beberapa hari lalu membaca tabloid Bola. Ada isi yang cukup menarik dihalaman paling belakang. Tentang Kaka. Pemain Madrid yang oleh banyak orang dianggap telah habis padahal dia adalah mantan pemain terbaik dunia dan berada di peringkat kedua daftar pemain termahal didunia. Apa pasal, Kaka lebih sering jadi cadangan di Madrid.

Yang saya suka adalah dia bersedia mengungkapakan cerita-ceritanya lewat bingkaian kata-kata yang sudah ditentukan oleh jurnalis yang mewawancarainya. Dia belum habis.

Dia berani melakukan refleksi perjalanan karirnya disaat dia masih berpeluang untuk bangkit. Setidaknya seperti itu.

Kemudian, ya, saya ganti awal kalimat ceritanya sesuai keinginan saya.

Adakah anda berani menuliskan segenap ingatan dan harapan Anda? Monggo diisi saja jika mau berbagi.

1. Saya merasa sukses ketika…

2. Saya bahagia ketika…

3. Hidup melukai Saya ketika…

4. Saya tak pernah ungkapkan sebelumnya bahwa saya…

5. Bila Saya tak menjadi Saya yang sekarang, maka Saya menjadi…

6. Idola Saya semasa kecil adalah…

7. Momen paling membahagiakan bagi Saya adalah…

8. Bila Saya bisa mengubah satu hal dalam hidup Saya, itu adalah…

9. Bagi Saya bahagia adalah…

10. Tiga kata yang menggambarkan diri Saya…

11. Hal yang paling Saya sayangi adalah…

12. Saya punya satu harapan, yaitu…

Komentarnyaaa dooong :3

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s